HARIANEXPRESS – Kang Reiza mengalami perubahan kondisi setelah menjalani gerakan sederhana Latasmadaru selama tujuh hari, setelah sebelumnya berobat bertahun-tahun untuk sejumlah penyakit yang dialaminya, Kamis (14/5/2026).
Dalam perbincangan di Podcast Harianexpress, Kang Reiza menceritakan perjalanan pribadinya menghadapi penyakit hingga akhirnya mencoba metode pengobatan alternatif berbasis gerakan tubuh.
Ia mengatakan pernah mendapat vonis dokter terkait penyakit TBC, gangguan kelenjar getah bening, serta asam lambung akut.
Menurut Reiza, kondisi yang dialaminya saat itu cukup berat. Ia kemudian mencoba mempraktikkan gerakan yang diperolehnya selama tujuh hari.
“Nah, saya coba praktikkan selama tujuh hari,” ujar Kang Reiza.
Ia mengklaim merasakan banyak perubahan setelah menjalani gerakan tersebut. Reiza juga mengatakan sempat kembali melakukan pemeriksaan ke dokter dan menyebut kondisinya telah sembuh.
Pernyataan itu merupakan pengalaman pribadi yang disampaikan Kang Reiza dalam video.
Berobat Bertahun-tahun
Ketika ditanya mengenai asal metode tersebut, Kang Reiza menjelaskan bahwa perjalanannya bermula setelah ia merasa jenuh menjalani pengobatan medis dalam waktu lama.
Ia mengaku telah berobat selama bertahun-tahun. Besarnya biaya yang dikeluarkan selama proses tersebut, menurut pengakuannya, bahkan membuat dua rumah miliknya terlepas untuk membiayai pengobatan.
Reiza menyoroti pengobatan terkait kelenjar getah bening yang menurut pengalamannya sulit ditemukan dan membutuhkan biaya besar.
Setelah perjalanan panjang tersebut, ia kemudian memutuskan mencoba jalur alternatif.
Reiza mengaku dipertemukan dengan seorang guru yang mengenalkannya pada metode pengobatan melalui gerakan tubuh.
Menurutnya, metode tersebut (Senam Yama gerak Latasmadaru) menarik karena menggunakan gerakan yang terlihat sederhana.
“Melalui gerak, tapi gerakan ini sederhana gerakannya, tapi mengena,” katanya.
Gerakan Sederhana dan Kesadaran Diri
Reiza mengatakan gerakan yang dipelajarinya tidak hanya ia rasakan secara fisik, tetapi juga membawanya pada kesadaran mengenai kondisi tubuh dan penyakit yang dialaminya.
Dalam penuturannya, ia meyakini bahwa tubuh memiliki kemampuan untuk menghadapi penyakit yang muncul dari dalam diri.
Ia kemudian mengaitkan proses tersebut dengan pendekatan batin yang diajarkan gurunya.
Pada bagian akhir, Kang Reiza mulai menceritakan bahwa salah satu hal pertama yang dikenalkan kepadanya adalah “tobat”.
Kisah yang disampaikan Kang Reiza dalam video merupakan pengalaman pribadi mengenai proses mencari kesembuhan dan penggunaan metode alternatif berbasis gerakan. Tonton video Podcast lengkapnya di kanal Youtube Harianexpress








